fbpx

Ketahui Perbedaan antara Pelatih (Coach), Mentor dan Konsultan Bisnis Sebelum Memilih

Perbedaan Business Coach, Mentor dan Konsultan

Anda mungkin sering mendengar istilah business coaching, mentoring dan konsultasi bisnis. Apakah ketiga istilah di atas hanya berbeda nama atau cara kerjanya juga jelas berbeda?

Memang banyak di luar sana yang mengaku sebagai Business Coach, Mentor atau Konsultan Bisnis hanya untuk kepentingan segi marketing dari jasa mereka. Namun sebenarnya ada perbedaan yang jelas berbeda dari ketiganya dari sisi cara melaksanakan dan hal apa yang akan dihasilkan.

Setelah Anda membaca artikel ini sampai selesai, Anda akan mengerti lebih jelas tentang perbedaan di antara ketiga profesi tersebut. Mari kita simak penjelasannya.

Pelatih Bisnis / Business Coach

Coach / Pelatih dalam dunia bisnis tidak seperti pelatih dalam dunia olahraga. Secara prinsip mungkin mirip karena sama-sama sebagai partner yang saling mensupport dan mengingatkan tentang strategi sebelum bertanding. Namun dalam dunia bisnis peran Coach tidak hanya melihat pemainnya berlatih sendiri tapi mencoba menggali diri dari pemainnya.

Definisi bisnis coaching adalah proses untuk menggali kemampuan Anda (pemilik bisnis) melalui proses bertanya, agar Anda dapat menemukan solusi untuk mencapai tujuanya. Poin yang perlu ditekankan adaah bertanya dan menggali.

Beda halnya dengan coach dalam dunia Olahraga yang mana harus orang yang sudah mengeluti olahraga tersebut. Dalam dunia Bisnis, coach tidak perlu ahli dalam bisnis yang digeluti oleh Anda karena coach hanya sebagai fasilitator yang akan bertanya dan menggali jawaban atas permasalahan Anda.

Manfaat dari coaching yakni:

  1. Mendorong Anda untuk berpikir lebih.
  2. Menggali kemampuan dalam diri Anda. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan dalam memecahkan masalah yang anda hadapi.
  3. Membuat Anda berlaku independen, bertanggung jawab dan ownership (rasa memiliki) untuk mencapai tujuan yang akan dicapai.

Dengan coaching, Anda sebagai pemilik bisnis mengerti tentang bisnis anda sendiri dan independen dalam memecahkan permasalahan yang terjadi dalam bisnis anda ataupun dalam mengembangkan bisnis anda.

Kami berikan sedikit gambaran tentan proses coaching sebagai berikut:

Coach (C): Selamat pagi , Ibu. Kira-kira apa yang ingin Anda capai dalam bisnis anda?

Bu Ayu (A): Saya ingin mencapai omset 100 juta per bulan untuk bisnis Butik saya

C: Menurut anda seberapa penting tujuan anda tersebut?

A: Sangat penting, Pak soalnya dengan omset demikian saya ingin membawa Ibu saya pergi naik haji.

C: Oh begitu, Bu. Apa yang perlu Ibu lakukan untuk mencapai omset itu setiap bulannya?

A: Saya perlu mempromosikan produk saya lebih gencar dan juga update dengan tren fashion masa kini.

(Coach akan bertanya lebih detail tentang strategi apa yang akan dilakukan dan memecahkannya dalam beberapa langkah-langkah yang akan diambil oleh klien, lalu sesi coaching akan ditutup dengan kesimpulan dari jawaban pertanyaan klien diikuti dengan beberapa hal yang akan dilakukan oleh klien)

Mentor Bisnis

Mari, kita lanjut dengan bahasan berikutnya yaitu Mentoring.

Mentoring adalah proses berbagi pengalaman dan pengetahuan dari seorang mentor yang berpengalaman pada bidang yang sama dengan bisnis Anda. Oleh karena itu, seorang mentor wajib ahli dalam bidang klien.

Manfaat dari Mentoring adalah:

  1. Anda dapat belajar lebih cepat. Seorang mentor akan memberikan gambarang tentang bisnis yang akan Anda lakukan dan memberikan strategi dan tips berbisnis sebelum anda terjun ke dalamnya sehingga Anda yang kurang berpengalaman dapat belajar lebih cepat.
  2. Meminimalkan kesalahan-kesalahan yang terjadi di masa yang akan datang. Mentor akan memberitahukan beberapa gambaran kendala dalam bisnis sehingga Anda sudah dapat mengantisipasi hal tersebut dengan beberapa solusi yang telah dilakukan oleh mentor pada bisnisnya.

Berikut kami berikan contoh untuk mentoring sebagai berikut:

Bu Anna seorang banker yang baru saja resign dan ingin membuka usaha Restoran Sushi, namun ia tidak memiliki pengalaman berbisnis sebelumnya.  Lalu ia mencari kakak iparnya, Bu Siska yang telah membuka restoran Sushi yang sudah memiliki beberapa cabang di Jakarta. Maka, Bu Anna menjadikan Bu Siska sebagai mentornya dalam bisnis tersebut. Bu Siska akan berbagi tips berbisnis sehingga Bu Anna terhindar dari kesalahan yang terjadi di awal bisnis dan memiliki peluang bisnis yang lebih besar.

Konsultan Bisnis

Untuk pembahasan yang terakhir yaitu Konsultasi Bisnis.

Konsultasi/ Consulting adalah proses dimana Anda membicarakan kesulitan dalam dunia bisnis kepada konsultan kemudian konsultan bersama Anda dan timnya akan bersama-sama memecahkan permasalahan yang terjadi.

Manfaat dari Konsultasi adalah waktu penyelesaian masalah yang relatif lebih cepat. Namun, akan timbul ketergantungan antara Anda dengan pihak konsultan dalam menyelesaikan masalah.

Sedikit contoh untuk Konsultasi adalah ketika Anda sebagai pemilik bisnis bingung membuat laporan pajak dan membutuhkan bantuan maka Anda akan mencari Konsultan Pajak untuk membantu Anda menyelesaikan permasalahan tersebut. Anda selaku pemilik bisnis akan memberikan data-data yang dibutuhkan tim  Konsultan Pajak untuk membantu Anda menyelesaikan Laporan Pajak. Anda hanya butuh duduk tenang dan menunggu laporan pajak yang telah siap.

Kesimpulan

Kami simpulkan untuk Anda tentang perbedaan antara ketiga dari berbagai segi pandang

 Waktu PermasalahanPoin utamaKetergantungan KlienPemahaman Bidang
CoachingMasa Kini dan Masa Akan datangMenggali dan BertanyaIndependenTidak perlu ahli
MentoringMasa akan datangBerbagi PengalamanIndependenAhli
KonsultasiMasa laluPemecahan MasalahDependenAhli

Sekarang kita sudah paham bahwa masing-masing profesi di atas memiliki kelebihannya tersendiri serta memungkinkan bahwa sebuah bisnis perlu kombinasi antara Coaching dan Mentoring seperti yang dilakukan di GLC. Kombinasi seperti ini dipercaya dapat mempercepat keberhasilan para pemilik bisnis dan lebih fokus ke jangka panjang.

Dalam membantu pemilik bisnis, business coach harus jeli melihat situasi dan kondisi bisnis yang dijalankan. Meskipun business coach itu sendiri sangat ahli dalam bidangnya (sales, finance, dll) namun ia tidak akan langsung menyelesaikan masalah dari pemilik bisnis.

Pada beberapa kasus, pelatih bisnis membantu klien menyelesaikan sebuah masalah berhari-hari walaupun pelatih itu sendiri dapat menyelesaikannya langsung dalam sehari. Hal ini dilakukan agar terbentuk kemandirian pada klien, tidak bergantung pada pelatih bisnis tersebut di kemudian hari.

Ada juga kalanya pelatih harus segera memberikan solusi untuk permasalahan klien apabila masalahnya dinilai krusial dan dapat berdampak negatif  besar untuk bisnis klien.

Apabila artikel ini bermanfaat untuk Anda, silakan share dan berikan komentar di social media anda kira-kira anda membutuhkan pelatih bisnis atau mentor atau konsultan bisnis serta apa alasan anda membutuhkannya.