fbpx

Bisnis Coach untuk Diri Sendiri

Bisnis Coach untuk Diri Sendiri

Bisnis coach sudah sering Anda dengar dalam dunia bisnis. Apa yang terlintas dalam benak Anda apabila berhubungan dengan bisnis coach? Banyak yang menjawab bahwa bisnis coach berfungsi membantu mereka dalam melatih, memperbaiki dan mengubah kehidupan/bisnis menjadi lebih baik.

Pendapat di atas mungkin benar, namun dalam dunia bisnis, tugas seorang bisnis coach adalah membantu pebisnis untuk mengembangkan bisnisnya dengan cara menggali potensi dan kemampuan dari pemilik bisnis. Jadi, semua ini tergantung pada siapa orang yang dicoaching, tidak ada hasil baku yang bisa disamaratakan untuk tiap orang.

Umumnya pebisnis sukses berani membayar mahal agar dapat dibimbing oleh coach berpengalaman seperti yang ada di GLC agar mereka dapat dituntun untuk mengembangkan diri menyesuaikan dengan kondisi diri mereka sendiri.

Kira-kira seperti itu tugas dari seorang bisnis coach. Nah, menurut Anda apakah Anda bisa menjadi coach bagi diri Anda sendiri? Tanpa perlu adanya bisnis coach untuk membimbing Anda sebenarnya coaching terhadap diri sendiri bisa dilakukan. Hal ini juga bisa Anda ajarkan kepada semua leader/manager dalam perusahaan Anda.

Penasaran bukan tentang coaching untuk diri sendiri? Mari kita simak lebih lanjut bahasan di bawah ini. Bagi Anda yang belum pernah mendengar tentang coaching silakan baca artikel sebelumnya agar lebih memahami.

Dalam proses coaching, intinya adalah memberikan pertanyaan untuk mengalami jawaban dalam diri kita. Nah, agar dapat menerapkan ilmu coaching untuk diri sendiri maka Anda perlu memberikan pertanyaan untuk diri Anda sendiri. Anda pasti bertanya jadi pertanyaan seperti apa yang bisa kita ajukan? Teknik bertanya ala bisnis coach adalah “Powerful Questioning”

“Powerful Questioning”

Apa itu powerful questioning? Ini adalah sebuah teknik dimana bertanya yang menghasilkan jawaban yang membuat penjawab bisa melakukan tindakan. Teknik ini seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Dalam teknik ini mengandung sifat pertanyaan yang bermacam-macam yakni destruktif, netral dan konstruktif. Yang diutamakan dalam teknik coaching adalah pertanyaan yang bersifat konstruktif.

Biasanya pebisnis memilih menggunakan bisnis coach guna membantu mereka merumuskan pertanyaan yang bersifat konstruktif sehingga mereka bisa mendapatkan jawaban yang konstruktif pula. Umumnya orang sering melontarkan pertanyaan destruktif dan netral pada diri mereka sendiri.

Agar lebih jelas tentang ketiga sifat pertanyaan maka mari kita simak perbedaan ketiganya.

1.      Pertanyaan bersifat Destruktif

Dalam tipe pertanyaan seperti ini, Anda cenderung menanyakan sekaligus menjatuhkan diri Anda sendiri. Muncul pemikiran negative dan meremehkan dari isi pertanyaan. Misalnya,

“Mengapa baru menjalani bisnis begini saja, saya malah gagal, apakah saya harus menutup bisnis ini?”

Pertanyaan di atas menurunkan kepercayaan diri Anda. Mungkin saja bagi sebagian orang jika berpikir positif maka ini adalah sebuah pertanyaan motivasi namun jika orang yang negative akan mulai menyalahkan diri mereka saat menjawab pertanyaan ini.

Pertanyaan destruktif cenderung mendorong diri Anda hingga kehilangan rasa percaya diri Anda lagi. Dari pertanyaan di atas juga tercantum kalimat yang menyatakan bahwa ingin menyerah dan cenderung menghancurkan bisnis dan hidup Anda. Pertanyaan tipe ini mudah dikenali apabila terdapat kata-kata menghakimi yang bersifat negative secara langsung.

2.      Pertanyaan bersifat Netral

Umumnya banyak pebisnis yang memberikan pertanyaan ini kepada dirinya sendiri guna mencari informasi atas masalah atau kegagalan yang terjadi. Contoh pertanyaannya seperti ini:

“Mengapa susah sekali untuk menciptakan resep masakan baru?” Apa yang ingin saya capai untuk bisnis saya sekarang? Mengapa fokus itu penting dalam berbisnis?”

Pertanyaan netral seperti di atas umumnya hanya bersifat mencari tahu jawaban atas pertanyaan mengapa. Pengaju pertanyaan hanya ingin menggali informasi dari pertanyaan tersebut. Pertanyaan ini tidak menggerakkan namun hana sekedari membuat kita “ingin tahu’

Dalam pertanyaan netral tidak mengandung makna yang bersifat melawan atau memaksa, bahkan tidak ada tujuan membuat si penjawab untuk action.

Biasanya bisnis coach kadang menggunakan pertanyaan bersifat netral untuk menggal informasi dari kliennya guna mengetahui bisnis apa yang dijalankan, seperti apa bisnisnya, kendala apa yang dihadapi, dsb.

3.      Pertanyaan bersifat Konstruktif

Tipe pertanyaan ini adalah pertanyaan yang menjadi andalan semua bisnis coach. Contohnya sepert:

“Tahap-tahap apa saja yang perlu saya lakukan untuk meningkatkan profit saya hingga 60%?”

“Siapa yang perlu saya cari sebagai partner bisnis untuk bisnis franchise saya?

Coba bedakan pertanyaan ini dengan pertanyaan destruktif dan normal sebelumnya. Tentu sangat berbeda jauh sekali. Dalam pertanyaan bersifat konstruktif menumbuhkan sebuah harapan kembali, impian dan solusi nyata bagaimana cara Anda mencapai tujuan bisnis Anda.

Dalam pertanyaan ini tersirat sebauh makna untuk menggerakkan dan terlihat jelas apa yang memang akan Anda kejar. Untuk membuat pertanyaan konstruktif, Anda perlu tahu goal bisnis Anda seperti apa secara spesifik dan apa yang perlu Anda lakukan agar impian Anda tercapai.

Segala macam pertanyaan di atas mempengaruhi tindakan Anda dalam berbisnis. Meskipun hanya pertanyaan sederhana namun perlu dipikirkan baik-baik. Mulai sekarang Anda bisa berlatih melontarkan pertanyaan konstruktif untuk diri anda sendiri.  Anda dapat merevisi pertanyaan untuk coaching diri Anda. Dengan pertanyaan konstruktif Anda diingatkan kembali tentang tujuan Anda berbisnis dan goal Anda seperti apa.

Semoga dengan membaca dan memahami artikel ini dapat menambah ilmu Anda dalam berbisnis sehingga Anda sendiri menjadi individu independent yang bisa menyelesaikan segala masalah. Ketiga pertanyaan di atas juga dapat Anda bagikan dengan leader dalam bisnis Anda agar mereka mampu mencoaching diri mereka atau karyawan lainnya agar meningkatkan semangat kerja dan tujuan bisnis pebisnis cepat tercapai. Silakan bagikan artikel ini jika Anda memberikan manfaat dan jangan lupa beli komentar dan silakan diskusi dengan bisnis coach untuk mengetahui coaching lebih dalam.

Semoga bermanfaat, Always Go Big!