fbpx

Apakah Kemampuan Leadership bisa Dilatih atau Bawaan Lahir?

Apakah Anda seorang pemimpin? Apakah Anda merasa memiliki jiwa kepemimpinan/leadership? Kira-kira Leadership/Kepemimpinan itu seperti apa? Coba berikan pendapat Anda.

Anda yang sedang membaca artikel ini mungkin adalah seorang pemimpin di perusahaan atau pernah menjadi pemimpin dalam sebuah kelompok. Menurut Anda, sifat kepemimpinan/leadership ini dari mana asalnya? Apakah benar hanya bawaan lahir atau dapat dilatih melalui Pelatihan Leadership?

Silakan baca artikel ini sampai selesai agar Anda mendapatkan jawaban apakah sebenarnya kemampuan leadership ini bisa didapat dari pelatihan leadership atau karena bakat seseorang.

Sebelum kita ulas lebih dalam tentang leadership, kami akan menjelaskan terlebih dahulu definisi dari Pemimpin / Leader. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mengarahkan ataupun mengkoordinasi untuk mencapai tujuan dalam suatu organisasi.

Ciri-ciri Seorang Pemimpin

Menurut Jack Welch, ada 5 ciri khas seorang pemimpin yang baik.

  1. Memiliki energi positif

Sebagai seorang pemimpin tentu merupakan pusat dari suatu tim, sehingga enegi dari pemimpin akan mempengaruhi anggota timnya. Pemimpin yang baik adalah orang yamng memiliki energi positif sehingga ia mampu memimpin dan mengarahkan anggotanya dengan baik ke tujuan yang diinginkan.

  1. Mampu memberikan energi ke orang lain

Seperti yang dijelaskan di atas, pemimpin yang baik bisa mempengaruhi anggota timnya dengan kata lain dapat memberikan energi ke orang lain, terutama anggota timnya. Dengan energy positif yang disalurkan juga ke anggota tim, seluruh anggota dapat bersinergi dan bekerja dengan baik. Kinerja yang optimal dari suatu tim menjadi sebuah sistem yang membuat tim dapat mencapai tujuannya dengan cepat.

  1. Tegas dalam memberi keputusan

Pemimpin juga merupakan seorang decision maker. Semua keputusan penting berada di tangannya. Pemimpin yang baik tentu harus memiliki sifat tegas dalam member keputusan agar anggota timnya tidak bingung dan dapat segera mengeksekusi apa yang telah diputuskan. Jika pemimpin plin plan dan bersikap tidak objektif tentu hal ini akan menyusahkan tim dan akhirnya menghambat keseluruhan kinerja tim tersebut.

  1. Eksekusi

Seorang leader tidak hanya mengarahkan dan memutuskan namun juga dapat mengeksekusi apa yang ia telah omongkan. Semua perkataan dari seorang leader harus dapat ia eksekusi dengan baik dan menjadi contoh bagi timnya kelak.

  1. Passion

Pemimpin yang baik tentunya harus punya passion terhadap apa yang dikerjakannya. Dengan passion ini, pemimpin akan mampu bekerja dengan sepenuh hati dan seluruh anggota tim juga akan ikut terpengaruh sehingga bekerja dengan hati. Semua hal yang dikerjakan dengan hati tentu hasilnya akan optimal.

Passion dari seorang pemimpin dapat menjadi sebuah acuan agar tetap fokus pada tujuan akhir sebuah tim. Passion jugalah yang menjadi bahan bakar semangat seorang pemimpin bekerja dan memotivasi timnya bekerja sehingga tujuan yang diinginkan cepat tercapai.

Sekarang, mari kita simak lebih lanjut konsep asal usul Kepemimpinan

Asal Usul Kepemimpinan

Menurut ahli teori kepemimpinan, ada tiga buah konsep dasar mengenai asal usul kepemimpinan.

  1. Teori Genetis

Menurut teori ini, “Pemimpin itu dilahirkan dan bukan dibentuk”. Dari pandangan teori ini, seseorang dapat menjadi pemimpin karena faktor keturunan atau memang dilahirkan karena memiliki bakat kepemimpinan. Teori ini mungkin saja benar, karena bakat dari seseorang ini memang sudah dibawa saat ia lahir. Bukan hanya bakat kepemimpinan namun bakat lainnya juga seperti itu adanya. Faktor bawaan lahir ini disebut faktor dasar. Dalam kehidupan nyata, teori ini dapat terjadi di kalangan bangsawan atau raja karena orang tuanya adalah raja maka anak yang dilahirkan dalam keturunan tersebut dapat menjadi raja.

  1. Teori Sosial

Menurut teori ini, “Pemimpin adalah seseorang yang dibentuk dan bukan dilahirkan”. Dari pandangan teori ini, semua orang adalah sama dan memiliki potensi menjadi pemimpin. Tiap individu memiliki bakat menjadi pemimpin dan faktor lingkungan yang mempengaruhi bakat ini sehingga dapat disalurkan dengan baik. Faktor ini disebut faktor latihan.

Dari pandangan ini, individu dapat dididik, dilatih dan dibina untuk menjadi pemimpin. Jadi, setiap orang memiliki potensi menjadi pemimpin meskipun bukan berasal dari kalangan bangsawan asalkan dapat dididik, diajar dan dilatih.

  1. Teori Ekologis

Menurut teori ini, “Pemimpin yang baik adalah yang dilahirkan telah memiliki bakat kepemimpinan dan mengasah bakatnya itu melalui pendidikan, latihan dan pengalaman yang memungkinkan untuk mengembangkan bakatnya tersebut.”

Jadi inti dari teori ini adalah seorang pemimpin adalah perpaduan antara faktor keturunan dan faktor bakat dan lingkungan seperti pendidikan dan pelatihan yang memungkinkan bakat tersebut dapat teraktualisasi dengan baik. Pelatihan ini dapat berupa pelatihan leadership yang sering dilakukan oleh beberapa instansi pelatihan di beberapa kota di Indonesia seperti yang ada di GLC, wadah pelatihan leadership di Jakarta. Pelatihan leadership dapat berupa coaching seperti business coaching ataupun mentoring agar lebih menggali dan mengembangkan sifat kepemimpinan Anda.

Kesimpulan

Menurut Anda, dari ketiga teori, mana yang lebih baik? Coba berikan pandangan anda sebelum Anda melanjutkan membaca artikel ini.

Jadi menurut kami, kemampuan leadership itu bisa saja didapat karena bakat bawaan lahir dan bakat itu dapat dikembangkan dengan pelatihan leadership sehingga menghasilkan seorang pemimpin yang berkualitas.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat Anda. Apabila Anda tertarik dan mendapatkan manfaat dari artikel ini silakan bagikan di sosial media Anda serta berikan komentar lebih lanjut tentang arti kepemimpinan dan menurut Anda dari manakah kepemimpinan didapat serta mengapa demikian?