fbpx

Bijak dalam Mengatur Keuangan Pribadi ala Pebisnis Sukses

Manajemen Keuangan Pribadi

Problematika dalam keuangan menjadi masalah vital dalam kehidupan tiap individu. Apalagi Anda memiliki tanggungan dan kebutuhan. Edukasi finansial penting untuk Anda pelajari apalagi di jaman sekarang ini. Setidaknya Anda bisa memahami tentang dasar-dasar finansial seperti perencanaan keuangan pribadi. Jelas tanpa adanya edukasi finansial, keuangan pribadi Anda akan menjadi kacau.

Sering tidak Anda merasa gaji bulanan Anda sudah bisa menutupi biaya kebutuhan Anda? Kemungkinan adalah masalah dalam pengaturan keuangan pribadi Anda. Setelah Anda membaca artikel ini sampai selesai, Anda akan mulai memahami dan mempraktekkan cara mengatur keuangan pribadi dengan bijak sehingga pendapatan Anda seberapa besarannya tetap dapat menutupi biaya kebutuhan sehari-hari Anda. Mari kita simak bersama beberapa poin penting berikut ini.

Selalu Buat Prioritas Keuangan

Tentunya saat Anda menerima gaji, Anda cenderung akan merasa bahagia dan tidak sadar melakukan pengeluaran yang tidak terencana. Akibatnya, gaji Anda habis sebelum akhir bulan. Oleh karena itu, penting untuk menentukan prioritas keuangan Anda. Selalu buat catatan belanja untuk kebutuhan sehari-hari Anda. Utamakan untuk membelanjakan barang-barang kebutuhan Anda terlebih dahulu daripada memenuhi keinginan Anda. Jangan lupa untuk membuat budget pengeluaran Anda setiap bulannya agar Anda tidak menghabiskan uang Anda.

Catat rincian pengeluaran Anda

Mungkin ini adalah hal yang sepele namun mencatat pengeluaran adalah hal yang penting untuk keuangan pribadi Anda. Anda bisa juga membuat laporan keuangan secara sederhana baik harian, mingguan atau bulanan. Hal ini guna membuat Anda lebih mudah mengontrol dan mengecek lagi semua transaksi Anda. Pencatatan pengeluaran diusahakan sedetil mungkin agar Anda terbiasa disiplin dengan laporan keuangan Anda. Hal kecil seperti membayar uang parkir perlu dicatat juga dalam laporan keuangan pribadi Anda.

Metode 50/30/20

Metode ini adalah Metode yang dikenalkan oleh Elizabeth Warren dari laman Business Insider. Ini adalah metode pengaturan keuangan . Perhitungan menggunakan metode ini yakni 50% dari pendapatan untuk kebutuhan prioritas, membayar tagihan dll. Lalu 30% dari pendapatan untuk anggaran kebutuhan pribadi seperti belanja, rekreasi, dsb. Kemudian, 20% dari pendapatan Anda gunakan untuk investasi, menabung atau untuk dana darurat lainnya. Jika Anda fokus untuk menabung maka Anda dapat mengubah 20% untuk belanja dan 30% untuk investasi. Hal ini tergantung dengan kebutuhan Anda.

Gunakan Uang di Bawah Pendapatan Anda

Faktor penting dari mengatur keuangan pribadi adalah kemampuan menahan diri untuk menggunakan uang di bawah jumlah yang dimiliki. Hal ini tidak mudah dilakukan karena keinginan dan kebutuhan adalah dua hal yang bertolak belakang. Manusia tidak pernah puas dan selalu memiliki keinginan sedangkan kebutuhan memang wajib dipenuhi.

Orang cenderung mengedepankan keinginan dibandingkan kebutuhan, hal ini yang membuat keuangan pribadi Anda kacau. Investor kenamaan asala Amerika Serikat, Warren Buffet memberi nasihat “ Jangan menabung sebesar uang yang tersisa setelah dipakai. Gunakanlah uang yang tersedia sesudah menabung.” Untuk mempraktikkan hal ini Buffet selalu menjaga gaya hidup sederhana. Meski ia adalah seorang miliuner namun ia memilih hidup sederhana dan tinggal di rumah sederhana yang ia beli pada tahun 1958.

Jika Anda bisa memetik hikmah dari cerita Buffet, Anda akan menilai bahwa kekayaannya yang bermilyar-milyar tentu bisa mencukupi keinginannya untuk membeli rumah yang lebih besar dan bernilai tinggi namun ia bisa menahan keinginannya tersebut. Buffet mengatakan bahwa jadikan menabung menjadi sebuah kebiasaan yang harus dimiliki maka tekanlah biaya pengeluaran anda sekecil mungkin.

Perencanaan Masa Depan

Prinsip utama dari mengatur keuangan pribadi ialah kemampuan untuk  berpikir jangka panjang. Anda dituntut agar bisa membuat rencana untuk masa depan . Hal ini diperlukan karena Anda tidak bisa meramal apa yang akan terjadi di masa depan.

Jack Ma adalah contoh orang bisa berpikir jangka panjang. Ia meraih kesuksesan karena kemampuannya merencanakan masa depan. Ia melihat bahwa dunia internet dapat menjadi lahan bagi kesuksesannya. Ketika ia mulai memasuki dunia internet dan membuka bisnis e-commerce, ia banyak ditertawakan dan dianggap remeh oleh orang sekitarnya namun ia tidak peduli.

Hasilnya sekarang kekayaan Jack Ma mencapai 27,9 milliar dolar Amerika Serikat per September 2016. Hal ini tidak terlepas dari kejelian dan perencaan masa depan Jack Ma yang baik. Ia tidak menggunakan uangnya untuk keperluan sekarang saja, namun ia memanfaatkannya untuk keperluannya di masa depan. Jadi tidak perlu heran dengan kesuksesannya sekarang.

Membuat Uang Bertumbuh

Tahukah Anda, orang sukses tidak akan bekerja keras untuk mendapatkan uang namun mereka bekerja cerdas membuat uang bertumbuh sendirinya. Salah satu caranya ialah dengan berinvestasi. Seorang pebisnis asal Meksiko bernama Carlos Slim telah melakukan investasis sejak dirinya berumur 11 tahun. Investasi pertamanya dilakukan di sebuah obligasi pemerintahan. Lalu ia membeli saham pertama satu tahun kemudian. Kemudian pada usia 15 tahun ia menjadi salah satu pemegang saham Bank di Meksiko.

Carlos Slim memiliki prinsip bahwa tidak adayang terlalu cepat dalam memulai sesuatu, jika bisa dilakukan sekarang menagaka tidak dilakukan saja. Hal ini berlaku bagi Anda yang ingin berinvestasi. Mengapa Anda harus menunggu waktu yang tepat untuk berinvestasi?

Mulailah dari investasi yang paling aman dan simpel seperti reksadana karena tingkat risikonya lebih rendah, lalu setelah Anda belajar dan paham dengan investasi Anda bisa mulai meningkatkan investasi dan mulai ke tahap selanjutnya. Apabila Anda masih bingung dan khawatir untuk berinvestasi, maka Anda bisa mendiskusikan hal ini kepada konsultan bisnis Anda atau bisnis coach Anda. Mungkin bisnis coach bisa membantu Anda menilai berdasarkan pengalamannya agar investasi Anda tepat sasaran.

Dari ulasan artikel di atas bisa kita simpulkan bahwa mengatur keuangan pribadi tidaklah sulit, Anda hanya butuh konsistensi, kedisiplinan, ketelitian dan bersikap visoner untuk masa depan hidup Anda. Melalui artikel ini semoga memberikan manfaat dan tips yang berguna bagi Anda dalam mengatur keuangan pribadi Anda sehingga keuangan Anda lebih baik lagi.

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat untuk Anda silakan bagikan artikel ini ke rekan bisnis Anda atau ke orang terdekat Anda agar mereka juga paham tentang mengatur keuangan pribadi yang baik dan benar.