fbpx

5 Karakter Unik yang Diasah dalam Training Leadership bagi Milenial Sukses

Training Leadership Milenial

Generasi milenial ini adalah golongan individu yang lahir pada pertengahan tahun 1980-an sampai awal tahun 2000-an dimana generasi ini mulai banyak yang mengambil posisi pemimpin dalam sebuah organisasi/perusahaan. Menurut survey, kaum millenial mampu mengambil alih 50% pekerjaan di Amerika pada tahun 2020. Peningkatan ini membuat pemilik bisnis bersemangat sekaligus khawatir.

Generasi milenial adalah aset bagi negara karena berpotensi menjadi calon pemimpin baik untuk negara, perusahaan, organisasi bahkan untuk diri mereka sendiri. Generasi ini beranggapan bahwa pengalaman adalah sebuah pelajaran berharga bagi mereka yang nantinya berefek ke pertimbangan tindakan mereka pada masa depan.

Pada umumnya, generasi ini cenderung menganut paham sebagai “followers’” daripada menjadi seorang leader. Antusiasme dan rasa ingin tahu mereka akan semakin menurun dengan meningkatnya perkembangan zaman yang pesat. Semua hal dapat dipelajari sendiri melalui internet sehingga mereka tidak lagi perlu merasakan menjadi seorang pemimpin untuk bisa belajar hal baru.

Tentunya hal ini sangat disayangkan karena generasi milenial diharapkan dapat menjadi warisan generasi sebelum mereka serta menjadi patokan untuk generasi selanjutnya. Seperti dijelaskan di atas bahwa millenial adalah calon pemimpin bangsa. Oleh karena itu perlu ditingkatkan potensi kepemimpinan dalam diri tiap generasi milenial.

Pelatihan Kepemimpinan yang efektif untuk milenial akan memajukan generasi berikutnya untuk mengambil ahli sebuah organisasi,perusahaan bahkan negara. Setelah membaca artikel ini sampai selesai, bisa dipahami lebih jelas apa saja karakter dalam kepemimpinan yang patut dilatih dalam training leadership untuk milenial. Melalui artikel ini, bagi Anda pemilik bisnis generasi milenial tentu artikel ini banyak memberi Anda masukkan dan info menjadi pemimpin yang baik, serta bagi pemilik bisnis yang memiliki tim generasi milenial, Anda akan mendapatkan pandangan baru tentang karakter milenial untuk mengasah potensi kepemimpinan mereka. Mari kita simak ulasan berikut ini.

1.    Rasa Percaya Diri yang Tinggi

Modal awal bagi seorang milenial untuk menjadi pemimpin adalah rasa percaya diri. Anda sebagai milenial tentu perlu yakin dengan diri Anda sendiri agar bisa mengarahkan anggota tim Anda. Umumnya, generasi milenial memiliki rasa percaya diri yang rendah. Oleh karena banyaknya informasi yang bisa didapat dengan mudah pada jaman sekarang membuat generasi milenial merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya. Semakin banyak Anda mendengar, belajar, dan melihat bagi sebagian orang akan membuat dirinya menjadi pesimis. Hal inilah yang menimbulkan rasa kurang percaya diri.

2.    Ingin Tahu

Generasi milenial umumnya memiliki sifat ingin tahu yang tinggi, namun kadang tidak terjadi pada sebagian kecil generasi milenial. Rasa ingin tahu ini sangat bagus dalam proses training leadership. Semakin tinggi rasa ingin tahu Anda maka semakin banyak pula informasi yang akan Anda terima. Pemimpin dengan wawasan dan pengetahuan luas tentunya yang akan mudah memimpin dan mengarahkan timnya. Meskipun Anda lebih junior dari anggota Anda bisa jadi Anda sudah memiliki gambaran tentang proses pekerjaan sehingga Anda mampu mengarahkan mereka dengan baik.

3.    Berani Berpendapat

Generasi milenial cenderung takut untuk mengutarakan pendapat karena takut dengan penilaian orang terhadap mereka. Wajar saja karena biasanya mereka adalah junior dalam suatu lingkungan pekerjaan sehingga mereka segan untuk mengutarakan aspirasi dan ide mereka dalam forum-forum yang formal seperti meeting.

Nah, hal inilah yang harus dilatih dalam training leadership karena dengan memupuk keberanian berpendapat Anda baru bisa meningkatkan jiwa kepemimpinan Anda. Jika ingin menjadi seorang leader tentunya ide dan aspirasi Anda sangat berpengaruh terhadap arah tujuan yang ingin dibawa oleh Anda bersama tim Anda. Dengan berani berpendapat juga Anda dilatih untuk menilai bahwa setiap manusia memiliki pemikiran yang berbeda-beda namun semuanya demi memajukan bisnis atau organisasi jadi ide-ide tersebut sangat bernilai.

4.    Berani Mencoba Hal Baru

Tantangan tentu adalah hal yang cukup menarik, sayangnya, milenial yang memilih menjadi followers susah untuk keluar dari zona nyaman mereka. Jika sudah terbiasa dengan kenyamana tersebut maka mereka membutuhkan motivasi yang cukup besar dalam diri mereka untuk mencoba hal baru. Nah, melalui training leadership akan mendorong motivasi diri dari generasi milenial untuk merubah mindset mereka hingga nantinya berani untuk mencoba hal baru dan tantangan yang berbeda. Menjadi seorang pemimpin tentunya perlu terbiasa dengan perubahan-perubahan yang nantinya akan Anda terapkan dan Anda bawa tim untuk menjalaninya bersama karena semua perubahan itu adalah untuk kebaikan perusahaan dan kemajuan perusahaan.

5.    Bertindak

Action, satu kata yang sangat sulit direalisasikan oleh generasi milenial. Anda sebagai generasi milenial terlalu banyak berpikir dan berencana hingga nantinya pemikiran itu membuat Anda takut untuk maju dan bertindak.

Bayangkan jika Anda segera bertindak tentu seberapa banyak perkembangan dan kemajuan yang bisa Anda lakukan dalam perusahaan tempat Anda bekerja. Action juga sangat diperlukan dalam jiwa kepemimpinan seorang leader karena jika semua anggota timnya pesimis untuk maju, maka ia yang menjadi contoh untuk bertindak dan mengambil resiko pertama untuk pekerjaan tersebut.

Jika dalam prosesnya, Anda takut bertindak karena takut menemukan masalah, takut tidak bisa mendapatkan solusi atau takut untuk mengambil keputusan sulit, Anda bisa berkonsultasi dengan bisnis coach yang telah memiliki pengalaman dalam bidang bisnis Anda. Tidak hanya menjadi pemberi solusi namun juga pemberi semangat dan pengingat bagi Anda untuk mengeksekusi semua planning Anda ke depannya dalam memimpin.

Dalam proses kepemimpinan banyak hambatan yang akan ditemukan, namun Anda sebagai generasi milenial harus mampu menantang diri Anda untuk mengubah mindset dan karakter Anda ke arah yang positif. Ingat bahwa Anda adalah aset negara dan calon pemimpin bagi kemajuan negara tentunya Anda lah ujung tombak kemajuan negara ini.

Bagi Anda para milenial yang membaca artikel ini, semoga dapat mempraktekkan apa yang telah diulas dalam artikel ini dan apabila bermanfaat untuk Anda silakan bagikan dan ceritakan kepada teman dan kolega Anda. Bagi Anda pemilik bisnsi dengan karyawan generasi milenial, silakan bagikan dan bantu anggota Anda untuk memupuk jiwa kepemimpinannya.